Sinopsis dan Review Drama China The Killing of Three Thousand Crows (2020)

dianiopiari.com – Killing of Three Thousand Crows (三千 鸦 杀) adalah serial drama china terbaru yang bergenre Adventure, Friendship, Historical, Romance, Wuxia, Life, Martial Arts, Fantasy, Supernatural.

Drama ini diadaptasi berdasarkan novel dengan nama yang sama, Killing All the Crows in the World (Pembunuhan Tiga Ribu Gagak) 三千 鸦 杀 karya Shisi Lang.

Bacaan Lainnya

Novel nya sendiri diinspirasi dari puisi sebuah puisi dari jepang karya Takasugi Shinsaku. Terdapat satu baris kalimat dalam puisi tersebut 「明け烏 夢の淡雪」 “Ravens at First Light: Faint Snowfall in Dreams” yang berarti “Aku akan membunuh semua burung gagak di dunia, untuk bersamamu sampai pagi menjelang.”

Drama The Killing of Three Thousand Crows (三千 鸦 杀) perdana mulai 29 Maret 2020 di saluran televisi Mango TV dan New Power Film, sebanyak 40 episode. Drama ini menceritakan mengenai cinta terlarang yang berlangsung selama sepuluh kehidupan dan ribuan tahun penantian.

Seri Mandarin The Killing of Three Thousand Crows (三千 鸦 杀) dibintangi oleh Zhao Lu Si. Pada 2019 kemarin dia menjadi pemain dalam drama Cina I Hear You. Aktor Zheng Ye Cheng adalah pemeran utama pria. Dia telah membintangi serial drama populer “Let Shake It!”. Drama Tiongkok ini juga dibintangi oleh Molly Wang, Stephanie Xu dan Angelina Jiang.

Trailer

Detail Drama

  • Title: The Killing of Three Thousand Crows
  • Chinese Title: 三千鸦杀 / San Qian Ya Sha
  • Broadcast Website: Mango TV
  • Broadcast Date: March 19, 2020
  • Genre: Costume, Fantasy, Romance, Xuanhuan
  • Language: Mandarin
  • Episodes: 40
  • Director: Hui Yu
  • Screenwriter: Zhao Tianyou
  • Production Company: Mango TV, New Power Film
  • Executive Producer: Lu Guoqiang
  • Producer: Lu Tian
  • Origin: China
  • Source: Adapted from a novel of the same name by Shi Si Lang

Sinopsis The Killing of Three Thousand Crows

Dilansir dari chinesedrama.info – The Killing of Three Thousand Crows menceritakan tentang sebuah kisah tentang romansa terlarang yang telah melewati sepuluh kali kehidupan dan menunggu seribu tahun.

Bertempat di era kuno, Zuo Xiang, seorang pejabat dari Great Yan, berkolusi dengan musuh dan menyebabkan kehancuran kerajaannya sendiri. Fu Jiuyun (Zheng Yecheng) menyelamatkan putri Yan dari bahaya. Setelah menyaksikan orang-orangnya diperbudak, sang putri yang sekarang dikenal sebagai Qin Chuan (Zhao Lusi) bersumpah untuk menyelamatkan mereka saat ia memulai pencarian untuk lampu spiritual.

Qin Chuan dan Fu Jiuyun jatuh cinta, tetapi mereka segera menemukan bahwa Fu Jiuyun adalah lampwick yang diperlukan untuk menyalakan lampu spiritual dan ia akan menghilang bersama dengan orang yang menyalakan lampu. Bisakah mereka dengan rela menerima nasib mereka?

Pemeran dan Karakter

Zheng Ye Cheng sebagai Fu Jiuyun

Zheng Ye Cheng sebagai Fu Jiuyun

Di luar dia terlihat seperti seseorang yang mempesona dan romantis dari Gunung Xiang Qu. Padahal kenyataannya dia adalah roh kesepian dari lampu roh artefak kuno. Jiu Yun telah berkeliaran di dunia selama ribuan tahun dan merupakan guru musik Yan.

Zhao Lu Si as Tan Chuan / Ah Man

Zhao Lu Si as Tan Chuan / Ah Man

Putri Yan. Setelah kekalahan negara itu ia memulai perjalanan balas dendam dan mengubah identitasnya menjadi pelayan Gunung Yun Qu yang bersembunyi untuk membalas dendam.

Wang Meng Li sebagai Xuan Zhu

Putri Yan Guohouhou. Dia dan Zuo Zichen adalah kekasih di kehidupan sebelumnya.

Liu Yi Rong as Zuo Zi Chen

Cinta pertama Xuan Zhu . Dia kehilangan ingatan. Dia dan Xuan Zhu adalah kekasih di kehidupan sebelumnya.

Angelina Jiang / Jiang Yi Yi sebagai Di Ji

Putri Kerajaan Yan Putri dari Kerajaan Yan

Dai Yun Fan as Li Yuan

Pangeran pertama Kerajaan Tianyuan. Pria yang kejam dan sombong yang memanjakan wanita dan anggur.

Fakta Seputar Drama

  • Pembuatan film berlangsung di Xiang Shan.
  • Pembuatan film dibungkus dengan Yunnan pada 21 Maret 2019.
  • Ini terinspirasi oleh puisi Takasugi Shinsaku yang berbunyi, ” Aku akan membunuh semua burung gagak di dunia, untuk bersamamu sampai pagi menjelang. “
  • Novel ini menceritakan Putri Di Ji dari Kerajaan Yan yang jatuh yang diasumsikan sebagai identitas hamba Qin Chuan. Bahkan setelah ditipu oleh Qin Chuan, Fu Jiuyun rela mempertaruhkan hidupnya untuk membantunya. Dia menolak mengatakan bahwa dia mungkin memilikinya tetapi dia tidak pernah dapat memiliki hatinya. Dia mengatakan bahwa dia hanya menginginkannya dan tidak pernah mengatakan apa-apa tentang memiliki hatinya.

Poster

Daftar Drama / Film Maret 2020

Refrensi

Artikel dibuat di dianiopiari(dot)com. Silahkan di copy sebagai bahan referensi, Mohon cantumkan sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.